Dianggap Meresahkan, Muspika Cibatu Razia Anak Punk

MERESAHKAN: Anak punk kerap meresahkan masyarakat karena berdiam di emperan pasar di Kecamatan Cibatu

GARUT – Sejumlah anak punk diamankan oleh Muspika Cibatu, Kabupaten Garut, Selasa (3/11/2020). Mereka terkena razia muspika kemudian dikembalikan ke orang tua masing-masing karena dianggap Meresahkan.

Operasi itu dilakukan muspika di sela-sela kegiatan keliling untuk mengingatkan protokol kesehatan kepada masyarakat.Saat itu muspika melihat sekumpulan anak punk kurang lebih 20 orang.

“Kita sedang keliling Cibatu mewawarkan kedisiplinan kesehatan kepada masyarakat tiba-tiba ada sejumlah anak punk rock yang berkeliaran di wilayah pasar Cibatu. untuk mengondusifkan wilayah Cibatu kita bersama Kapolsek cibatu Danramil Cibatu mengembalikan anak anak punk rock ini kepada orang tuanya ,”ujar Camat Cibatu Drs Sardiman Tanjung kepada sejumlah media di lokasi selasa (3/11/2020).

Anak punk rock ini kelihatan­nya sudah lama berkeliaran di wilayah kecamatan Cibatu dan tidur di emperan yang kosong setiap harinya.

Karena itulah guna cipta kondusifitas wilayah pihaknya mengamankan dan mengembalikan mereka.

“Anak punk rock ini ada sekitar 20 lebih ada yang dari wilayah Malangbong Nagrek Cibiuk kita kembalikan ke kampungnya masing-masing dan kepada orang tuanya biar tidak berkeliaran di jalanan ,”katanya

“Ini sudah tugas kami merazia anak punk rock yang ada di pinggiran jalan . Jadi kalau didiamkan nantinya bisa meresahkan masyarakat yang ada di cibatu ,”ucap kasi trantrib pol pp cibatu tajudin.(RP)

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top