Kain Katun dan Sarung Bantal Jadi Rekomendasi Peneliti untuk Membuat Masker Kain Buatan Sendiri.

Foto: Ilustrasi for Twiter

BANDUNG – Masyarakat saat ini sangat kesulitan untuk mendapatkan masker dengan standar kesehatan. Kalaupun ada harga masker kesehatan saat ini melambung tinggi.

Untuk mengatasi kelangkaan masker ini, ibu rumah tangga dan kalangan penjahit konveksi bisa membuat masker secara mandiri dari bahan kain.

Namun, untuk membuat masker sebaiknya harus mengetahui dulu material bahan kain yang baik untuk dijadikan masker. Sebab, tidak semua bahan kain dapat menyaring paritikel apalagi virus korona.

Dilansir dari smartairfilter.com dijelaskan, untuk mengetahui jenis material bahan kain apa yang efektif dijadikan masker peneliti dari Universitas Cambridge melakukan uji coba terhadap berbagai material bahan kain.

Dalam uji coba itu para peneliti menyemprotkan berbagai bakteri terhadap material kain seperti Bacilius yang memiliki ukuran 0’93-1,25 mikron dan Virus BacteriophageMS dengan ukuran 0,023 mikron.

Mereka menguji dengan berbagai bahan kain di antaranya Surgical Mask (kain masker bedah), Vacum Cleaner Bag, (Filter vacum Cleaner), Disk towel, (kain lap), dan kain cotton (bahan kaos).

Dari ujicoba itu bahan masker bedah memang memiliki filter terbaik dengan serapan 97 persen dari bakteri yang berukuran 1mikron.

Berdasrkam hasil tes masker bedah tentunya menempati hasil tertinggi dan berhasil menyaring partikel bakteri berukuran 1 mikron sebesar 97 persen.

Untuk kain filter vacum cleaner dapat menyaring 95 persen. Sedangkan kain lap dan kain lkatun kemeja dapat menyaring 83 persen sampai 70 persen.

Untuk partikel yang berukuran 0,1 mikron seperti coronavirus ternyata seluruh masker berbahan kain dapat menyaring sebesar 50 persen.

Berdasar hasil penelitian ini  material masker berbahan kain kaos katun dan kain sarung bantal menjadi rekomendasi para peneliti.

Dipilihnya kain katun kaos dan kain sarung bantal karena bahan itu mudah didapatkan.

Meski hanya mampu menyaring 50 persen partikel berukuran 0,1 mikron, masker kain mendapat rekomendasi para peneliti untuk dijadikan pilihan masyarakat.

Initinya, menggunakan masker yang terbuat dari kain adalah cara aman untuk menjaga penularan COVID-19 kepada yang lain.

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top