Jumlah Laka Cimahi-KBB Capai 450/Tahun Korban Meninggal Akibat Kecelakaan Lebioh Banyak Dibanding Korban Bencana Alam

CIMAHI – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cimahi mencatat, setiap tahunnya ada 420-450 kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB). Data itu diperoleh berdasarkan hasil Analisis dan Evaluasi (Anev) yang dilakukan Satlantas.

Sementara rata-rata korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas tiap tahunnya sebanyak 25 sampai 30 orang dengan rentang usia 17-35 tahun (usia milenial) disusul usia 35-45 tahun.

”Banyak faktor yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas itu, mulai dari kelalaian pengendara atau kondisi kendaraan,” ujar Kasatlantas Polres Cimahi, AKP Suharto, saat ditemui di Mapolres Cimahi, Jalan Amir Machmud, Selasa (17/9).Sementara dari data Korps Lalu Lintas Republik Indonesia ada 27.910 nyawa melayang akibat kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2018 di Indonesia. Di tahun yang sama, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut jumlah korban bencana alam di Indonesia mencapai 4.231 jiwa.

Dari data tersebut memperlihatkan kecelakaan lalu lintas ternyata lebih banyak menelan korban jiwa ketimbang bencana alam. Hal tersebut karena hampir setiap hari terjadi kecelakaan lalulintas.

Berkaca pada jumlah penindakan pelanggaran lalu lintas selama berlangsungnya Operasi Patuh Lodaya 2019 yang berlangsung dari tanggal 28 Agustus hingga 11 September 2019 mencapai 12.679 penindakan.

Bila dibanding dengan periode yang sama  tahun 2018 yang hanya 4.387 penindakan, jumlah pelanggaran  yang terjaring di jalur utama di tahun 2019 terjadi peningkatan sampai 189 persen.

”Artinya meskipun sudah diimbau, tapi masyarakat ini masih menyepelakan aturan ketertiban berlalulintas, terbukti dari hasil penindakan selama Ops Patuh Lodaya,” jelasnya.

Diakuinya, tantangan terberat mewujudkan keselamatan, keamanan, dan ketertiban berlalulintas yakni kesadaran masyarakat dalam tertib berlalulintas dianggap masih rendah.

”Sebetulnya masyarakat sudah paham soal tertib berlalulintas hanya saja mereka masih lalai. Tapi kami tetap melakukan edukasi sedini mungkin, seperti ke sekolah-sekolah dan ke masyarakat juga,” bebernya.

Dalam kesempatan yang sama, Satlantas Polres Cimahj juga memeringati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-64, dengan menggelar acara donor darah di Gedung Pengabdian Mapolres Cimahi.

”Kita coba donorkan darah, ini untuk mendekatkan anggota, kita ingin mencoba berbagi,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolres Cimahi, AKBP Rusdy Pramana Suryanagara mengatakan donor darah tak terbatas dilakukan oleh oleh polisi.

”Siapa saja bisa mendonorkan,” kata Rusdy.

Dia pun berharap, ke depan Satlantas Polres Cimahi bisa semakin lebih baik.

”Semakin profesional, modern dan terpercaya. Semakin baik pelayanan di masyarakatnya,” singkatnya.(mg3/ziz)

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top