Angkot Trayek Citeureup-Cimindi Mulai Beroperasi

CIMAHI – Trayek baru Citeureup-Cimindi mulai beroperasi pada Selasa (17/9). Trayek baru itu mulai ’mengaspal’ setelah diresmikan langsung oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna-Ngatiyana di The Edge, Baros Kota Cimahi.

Saat ini ada sebanyak 15 angkutan umum yang akan beroperasi. Angkot berwarna merah muda dengan polet kuning tersebut akan melayani masyarakat dengan rute Terminal Citeureup menuju arah Jalan Encep Kartawiria- Jalan Kamarung-Jalan Permana-Jalan Sukarasa-Jalan Ciawitali-Jalan Raden Demang Hardjakusumah (Pemkot Cimahi)-Jalan Jati Serut-Jalan Pesantren-Jalan Jenderal Amir Mahmud dan masuk ke Terminal Cimindi.

”Hari ini ada trayek baru untuk menunjang bahwa pemerintah kota sedang membangun fasilitas yang diperuntukan bagi masyarakat yaitu dalam hal pelayanan publik,” ujar Ajay, usai peresmian.

Dalam kesempatan tersebut, Ajay mengultimatum para pengemudi angkot agar lebih menghargai penumpang. Salah satunya tidak merokok ketika mengendarai angkot.

”Tidak boleh merokok. Jangan mementingkan kenikmatan sendiri,” tegasnya.

Selain itu, Ajay juga meminta para pengemudi angkot agar tidak asal berhenti alias ‘ngetem’ dimana saja. Termasuk angkot trayek baru. Sebab, menurutnya, kebiasaan itu hanya akan menimbulkan bahaya dan kemacetan lalu lintas.

”Jangan ‘ngetem’ dimana saja, harus disiplin. Pengendara bukan hanya mereka (sopir angkot), ada angkutan lainnya,” imbuhnya.

Dia mengaku, peringatan kepada sopir tersebut sudah disampaikan kepada Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Cimahi selaku yang menaungi angkutan darat.

”Saya tekankan khususnya kepada Organda, karena ini untuk umum penumpangnya pun umum,” tuturnya.

Dia pun berharap, keberadaan angkutan konvensional trayek baru ini tidak menimbulkan gesekan dengan angkutan online. Sebab pihaknya membuka trayek baru ini untuk memudahkan akses mobilitas masyarakat yang terbiasa dengan angkot.

”Mudah-mudahan online dengan konvensional sudah ada rezekinya masing-masing,” tandasnya.

Sebelumnya, trayek baru itu sempat diujicobakan selama beberapa hari untuk melayani langsung penumpang dan sempat ada penolakan, khususnya dari tukang ojek pangkalan yang dilalui angkot tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Angkutan pada Dinas Perhubungan Kota Cimahi Ranto Sitanggang memastikan, semua pihak termasuk tukang ojek pangkalan sudah menerima keberadaan angkutan baru itu.

”Semua sudah sepakat dan menerima keberadaan angkutan perkotaan tersebut,” tegas Ranto.

Perihal warna pink yang dipilih sebagai ciri khas angkot trayek baru itu, Ranto menjelaskan warna tersebut dipilih untuk
merubah kondisi angkot yang selalu dipandang tidak nyaman dan kotor, menjadi indah, nyaman dan bersih.

”Sekaligus juga sebagai penanda untuk memudahkan masyarakat yang akan naik angkutan perkotaan tersebut,” katanya.(mg3/ziz)

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top