Bekraf Gelar Kampanye Anti Pembajakan

BANDUNG-Kampanye Anti Pembajakan yang diselenggarakan oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mendapat dukungan dari berbagai pihak, salah satunya adalah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Hal tersebut disampaikan oleh Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, saat mengisi acara gelar wicara (talkshow) di hari kedua pelaksanaan Kampanye Anti Pembajakan, Minggu (15/9).

“Kita harus sebarluaskan kampanye ini karena pembajakan bukanlah budaya orang Indonesia dan harus menjadi sebuah gerakan,” kata Emil di Trans Studio Mall, Bandung.

Emil mengatakan bahwa pembajakan adalah hal yang sangat merugikan, karena bisa diartikan dengan merampas hak orang lain. “Sekalinya Anda berurusan dengan barang-barang bajakan, maka Anda ambil bagian dalam mengorbankan hak dan hasil keringat orang lain,” ucapnya.

Senada dengan Emil, Kepala Bekraf Triawan Munaf pun menyampaikan hal serupa. Triawan berpendapat, pembajakan bisa menghambat kreativitas seseorang dalam menciptakan berbagai karya.

“Kalau seorang pencipta atau kreator baru menciptakan sesuatu, sudah dibajak, maka pasti akan patah hatinya. Karena itulah seorang yang dibajak karyanya bisa-bisa tidak berkreasi lagi,” kata Triawan.

Kasus pembajakan di Indonesia memang sudah tergolong tinggi. Kerugian akibat pembajakan di seluruh Indonesia diprediksi mencapai triliunan rupiah per tahun.

“Pada 2017, kami bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia untuk mengetahui dampak kerugian dari pembajakan film. Dari empat kota yaitu Jakarta, Medan, Bogor, dan Deli Serdang, diketahui kerugiannya sekitar Rp1,4 triliun. Bisa dibayangkan kalau di seluruh Indonesia, pasti lebih besar,” ujar Deputi Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan Regulasi Bekraf, Ari Juliano Gema.

Kampanye Anti Pembajakan menjadi salah satu usaha Bekraf untuk menanggulangi fenomena tersebut. Acara ini telah berlangsung selama dua hari, yakni pada Sabtu-Minggu (14-15/9/2019) di Trans Studio Mall, Bandung.

Selain menghadirkan berbagai narasumber berkompeten untuk mengisi gelar wicara, Kampanye Anti Pembajakan juga menyediakan konsultasi dan fasilitasi pendaftaran HKI secara gratis untuk pelaku ekonomi kreatif, konsultasi hukum secara gratis bersama justika.com, pembagian kopi gratis dari booth Indikasi Geografis, pameran produk-produk ekonomi kreatif, serta hiburan musik dari homeband dan guest star Sandy Canester dan Lalahuta.

diketahui, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) adalah lembaga pemerintah nonkementerian yang bertanggung jawab di bidang ekonomi kreatif. Saat ini, Kepala Bekraf dijabat oleh Triawan Munaf. Bekraf mempunyai tugas membantu Presiden RI dalam merumuskan, menetapkan, mengoordinasikan, dan sinkronisasi kebijakan ekonomi kreatif di bidang aplikasi dan game developer, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, fashion, film animasi dan video, fotografi, kriya, kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, dan televisi dan radio. (mg5/yan)

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top