Enam Wilayah Dijadikan Destinasi Wisata Unggulan

BERIKAN DUKUNGAN: Kampung Pulo di Kabupaten Garut akan dibangun pusat kebudayaan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan meningkatkan perekonomian.

BANDUNG – Program pariwisata di Jawa Barat yang dicanangkan oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil akan terus dikembangkan. Bahkan, Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) sudah menetapkan Enam wilayah untuk dijadikan destinasi wisata unggulan di Jabar.

Kepala Disparbud Dedi Taufik mengatakan, kelima destinasi wisata tersebut di antaranya terdapat di  Bogor, Depok, Bekasi dan Karawang, Sukabumi, serta kawasan Metropolitan Bandung.

Dia mengatakan, dibeberapa daerah tersebut banyak memiliki berbagai potensi wisata yang bisa jadi andalan. Salah satunya potensi wisata alam, kesenian dan kebudayaan, wisata religi dan lainnya. Sehingga, jika dikelola dengan baik maka memberikan manfaat untuk peningkatan perekonomian.

” Di Sukabumi ada wisata alam salah satunya ada Geopark Cileutuh yang sudah dicanangkan sebagai kawasan Geopark dunia,’’kata Dedi.

Selain itu, untuk wisata budaya dan religi di Sukabumi juga dimiliki sehingga tinggal dikembangkan. Sedangkan untuk Kabupaten Karawang dan Bekasi bisa dikembangkan wisata industri.

Selain itu, untuk Metropolitan Bandung yang meliputi Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat dan Cimahi, sebagai garut, sebagian subang, sebagian purwakarta, dan sebagian cianjur. Akan difokuskan berbasiskan alam juga.

Seperti heritage berbasis kesehatan.

“Untuk di Metropolitan Bandung sendiri ada wisata alam serta wisata kesehatan seperti di Ciater atau Ciwidey,” tambah dia.

Dedi menambahkan, untuk jumlah kunjungan wisawatan ke Jabar mengalami peningkatan sekitar 16 persen. Jumlah ini melebihi target yang ditetapkan sebesar 2.597.445. Sedangkan targetnya sendiri sebesar 1.750.000 pada 2018 lalu.

’’Tahun ini kemungkinan besar akan meningkatkat lagi,’’kata dia.

Dedi menambahkan, pihaknya akan terus meningkat kualitas tempat pariwisata Jabar dengan mengalokasikan anggaran untudk Kabupaten/Kota. Bahkan di tahun ini berbagai poyek pembangunan destinasi wisata tipe satu dan dua akan segera dibangun.

’’Tipe satu itu wisata jadi skala kecil jadi tinggal diupgrade dan dikembangkan sedikit seperti Curug Cinulang, Curug Malela sedang untuk tipe dua skala sedang dan besar di antaranya Pangandaran, Situ Bagendit, situ Ciburuy, Jatiluhur, Cikule di karawang, Rancakolong dan Waduk Darma,’’ kata Dedi.

Dia menambahkan, pusat-pusat kebudayaan di Jabar akan diabangun secara bertahap di berbagai daerah. Hal ini, dilakukan agar perkembangan pariwisata semakin maju dan memberikan manfaat bagi warga sekitar.

” Pusat budaya itu kekuatan dari pariwisita, saat ini pusat budaya yang sedang dibangun ada tiga seperti di Rancakalong Sumedang, Garut di Candi Cangkuang Kampung Pulo Pulo dan di Kabupaten Subang,’’ pungkas mantan Kadishub ini.

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top