Rekapitulasi Pemilu 2019 Tingkat Nasional Dimulai

Foto : Suara

JAKARTA — Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Mochamad Afifuddin meminta jajarannya untuk bersiap mengawal rekapitulasi hasil pemilu serentak 2019 tingkat nasional. Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadwalkan rekapitulasi hasil pemilu nasional tersebut akan digelar mulai Jumat (10/5).

Menurut Afif, berdasarkan pantauan Bawaslu setidaknya ada lima provinsi yang sudah selesai 100 persen untuk rekapitulasi hasil pemilu nasional hingga Kamis (9/5). “Mungkin jumlahnya nanti bisa bertambah lagi. Namun, sampai saat ini yang sudah 100 persen adalah Provinsi Gorontalo, Bangka Belitung, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara,” ujar Afif di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/5).

Karena itu, jajaran Bawaslu dan pengawas dari lima provinsi di atas sudah diminta untuk hadir di Jakarta. Pada Jumat, mereka akan mengikuti jalannya rekapitulasi hasil pemilu nasional di kantor KPU RI.

Afif melanjutkan, saat ini juga sudah ada sejumlah provinsi dengan tingkat rekapitulasi hasil pemilu di atas 50 persen. Beberapa di antaranya Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kalimantan Barat, dan Bengkulu. “Kalau memang benar daerah-daerah tersebut sudah selesai, bisa segera melakukan rekapitulasi nasional di KPU. Tapi, ini juga tergan tung KPU sebagai pengampu utama. Rekan-rekan Bawaslu daerah sudah kami undang untuk datang besok untuk konsolidasi dulu,” ujar Afif.

Hal itu juga termasuk para pengawas yang bertugas melakukan pengecekan terhadap data mentah hasil rekapitulasi pemungutan suara pemilu dalam formulir C1. Bawaslu meminta kesiap-siagaan jajarannya di provinsi untuk bisa segera merapat ke Jakarta.

“Kami pun berharap rekapitulasi hasil pemilu tingkat nasional besok bisa berlangsung lancar. Jika ada koreksi itu adalah bagian dari meyakinkan semua pihak bahwa proses rekapitulasi ini transparan. Koreksi kan dilakukan atas mekanisme check and recheck atas, misalnya, kecurigaan atau ketidakyakinan terhadap data-data dan itu mekanismenya di forum terbuka nanti,” kata Afif.

Sementara itu, terkait adanya rencana demonstrasi di depan kantor KPU yang juga akan digelar pada Jumat, Afif menyatakan tidak khawatir berpotensi mengganggu rekapitulasi. Sebab, rapat pleno rekapitulasi hasil pemilu dilakukan di dalam area kantor KPU.

“Demonstrasikan semestinya sudah ditangani pihak keamanan. Kita tidak secara langsung berurusan. Kedua, seperti kemarin-kemarin kan selalu ada demonstrasi terus ya. Paling problemnya hanya ada suara-suara yang bising saja, mengganggu di bawah. Selebihnya semua pihak sudah berbagi peran. Pihak keamanan yang sudah harus mengurusi itu, menjaga semuanya. Kita plenonya bisa tetap jalan,”kata Afif.

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top