Kerahkan Tank dan Infanteri, Netanyahu Perintahkan Serdadunya Terus Serang Gaza

Warga Palestina menolong seorang bocah yang terluka di luar sebuah rumah sakit di Beit Lahia, utara Gaza pada 5 Mei 2019. Foto: Anas Baba/AFP)

GAZA, Senin : Benyamin Netanyahu memerintahkan pasukannya untuk terus melakukan serangan dengan eskalasi yang lebih intensif. Hal ini dia sampaikan dalam konferensi pers usai menggelar rapat kabinet bidang keamanan kemarin (5/5).

“Saya menginstruksikan pasukan yang berada di sekitar perbatasan Gaza agar meningkatkan (serangan) dengan menambah kendaraan lapis baja, tank artileri dan pasukan infanteri,” ucap Netanyahu sebagaimana dikutip dari media ‘Israel’ Yedioth Ahronoth melalui kantor berita Turki Anadolu Agency.

Seorang sumber dari kabinet tersebut mengatakan, hingga saat ini ‘Israel’ tidak menerima tawaran gencatan senjata yang diupayakan oleh berbagai pihak mediator, seperti Mesir, Qatar, dan PBB.

Begitu pula dengan sikap kelompok-kelompok perlawanan Palestina. Hamas dan Jihad Islam menegaskan tidak ingin menempuh jalur perundingan maupun negosiasi dengan pihak penjajah Zionis.

Ketua Biro Politik Hamas Ismail Haniyah menyatakan, situasi hanya akan mereda jika penjajah Zionis menghentikan serangan terhadap warga sipil. “Kami menekankan, semakin keras serangan ‘Israel’ terhadap warga Palestina, semakin kuat pula kami merespons,” ujar Haniyah.

“Rakyat Palestina hidup dalam kepungan selama lebih dari 12 tahun. Mereka hanya menuntut hak-hak mendasar yang dijamin oleh hukum dan konvensi internasional,” lanjutnya.

Eskalasi ketegangan di perbatasan Gaza bermula ketika empat warga sipil gugur, termasuk seorang remaja, dan 51 lainnya terluka pada Jumat lalu dalam serangan penjajah Zionis ke sejumlah titik perlawanan Hamas dan sebuah serangan terpisah saat demonstrasi menentang penjajahan dan blokade di Jalur Gaza.

Hingga saat ini, jumlah warga Palestina yang syahid dalam rangkaian serangan Zionis tersebut berjumlah 27 orang, termasuk seorang ibu hamil dan seorang balita, dan lebih dari 150 orang terluka.*

Sumber :  Sahabat Al-Aqsha

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top