PLO: Pembunuhan 3 Bocah Gaza Adalah ‘Kejahatan Perang’

3 bocah Gaza ini sedang meletakkan jaring untuk menangkap burung-burung yang bermigrasi ketika pesawat ‘Israel’ membunuh mereka. Foto: Twitter (@Belalmd12)

RAMALLAH, Selasa (Al Araby): Anggota senior Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) pada Senin (29/10) mengecam keras pembunuhan tiga bocah Gaza pada Ahad (28/10) malam, dan menyebut tindakan sengaja menargetkan anak-anak adalah “kejahatan perang”.

Penjajah Zionis menyatakan bahwa salah satu pesawatnya menembak sekelompok warga Palestina di dekat perbatasan Gaza yang mereka tuding sedang meletakkan bom.

Para saksi mata menyatakan, Khaled Bassam Mahmoud Abu Saeed (14), Abdul Hameed Mohammed Abdul Aziz Abu Zaher (13), dan Mohammed Ibrahim Abdullah al-Sutari (13) sedang memasang jaring untuk menangkap burung.

“Penjajah Zionis ‘Israel’ dengan sengaja menargetkan dan membunuh anak-anak Palestina. Ini jelas merupakan kejahatan perang yang melanggar hukum internasional dan hukum kemanusiaan internasional,” ungkap anggota PLO, Hanan Ashrawi.

“Selama masyarakat internasional tetap diam, ketidakadilan selama puluhan tahun yang diderita rakyat Palestina akan terus berlanjut,” ia memperingatkan.

Sekitar 214 warga Palestina tewas oleh gerombolan serdadu ‘Israel’ sejak demonstrasi yang dijuluki “Great March of Return” dimulai pada 30 Maret lalu.

Sebagian besar tewas oleh para penembak jitu (snipers) ‘Israel’ saat demonstrasi, lainnya tewas oleh serangan udara atau tembakan tank.

Para demonstran menuntut hak untuk kembali ke tanah-tanah keluarga mereka yang diusir dari sana pada perang 1948, yang diikuti dengan pendirian negara palsu ‘Israel’. Mereka juga menuntut pencabutan blokade yang diberlakukan ‘Israel’ atas Gaza.* (Al Araby | Sahabat Al-Aqsha)

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top