Jumlah Warga yang Kehilangan Pekerjaan Meningkat Tajam Sejak ‘Israel’ Blokade Gaza

LONDON, Kamis (Middle East Monitor): Federasi Umum Serikat Buruh Palestina melaporkan bahwa angka kehilangan pekerjaan di Jalur Gaza yang terblokade meningkat dua kali lipat sejak ‘Israel’ memberlakukan blokade atas tanah, laut dan udara kawasan itu 12 tahun lalu.

Dalam pernyataan tertulis, federasi mengungkapkan bahwa sebelum blokade angka kehilangan pekerjaan 27,2 persen, tapi kini mencapai 50 persen. Sekarang ini ada sekitar 283.000 buruh yang kehilangan pekerjaan di Gaza.

Angka kemiskinan mencapai 80 persen. Jalur Gaza mengalami penurunan tajam dalam standar hidup dan kinerja ekonominya.

Federasi menyerukan solusi segera atas tingginya angka kehilangan pekerjaan di kalangan pekerja Palestina di Gaza, yang hanya mungkin terwujud dengan mengakhiri blokade ‘Israel’, memulihkan ekonomi dan membuka perbatasan untuk memudahkan pergerakan orang serta barang-barang.

Koordinator Khusus PBB untuk Proses Perdamaian Timur Tengah, Nikolay Mladenov, menyatakan pada Agustus bahwa Jalur Gaza “berada di ambang kehancuran total”. Ia juga menunjukkan bahwa separuh penduduk Gaza menderita karena tak memiliki pekerjaan.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top