Jokowi bebaskan Pungutan liar Urus Sertifikat Tanah

Foto : Kompas

Saat memberikan sambutan di acara pembagian sertifikat tanah untuk rakyat di Bogor, Presiden Jokowi bercerita soal pungutan liar ketika dirinya mengurus sertifikat. Saat itu, Jokowi masih menjadi rakyat. Menurut Jokowi karena pengalaman itu maka pemerintahan yang ia pimpin sangat menghindari hal-hal negatif seperti itu. Hal tersebut disampaikan Jokowi di halaman depan Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Selasa (25/9).

“Dari 126 juta bidang yang harusnya bersertifikat baru ada 46 juta di tahun 2015. Dari 126 juta baru 46 juta berarti masih kurang 80 juta sertifikat tanah yang belum. Setiap tahun saya cek. Kita ini hanya keluar itu 500 ribu sampai 800 ribu,” kata Jokowi.

“Ini 2015 saya perintahkan kepada menteri enggak bisa seperti ini. Rakyat menunggu untuk dilayani sertifkat yang murah dan tak berbelit-belit. Pungut sana, sini. Ya betul saya tahu. Saya pernah jadi rakyat, pernah ngurus sertifikat,” lanjut dia.

Jokowi menyebut apabila setahun sertifikat hanya keluar 500 ribu sampai 800 ribu berarti masih kurang 80 juta. Namun kini hal itu tak akan terjadi lagi.
“Berarti masih nunggu bapak, ibu 160 tahun. Mau enggak? 160 tahun nunggu sertifikat ini. Saya perintahkan oleh karena itu kepada menteri saya titip, tahun 2017 harus keluar sertifikat 5 juta,” ucap Jokowi.

Lalu Jokowi menuturkan, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil sempat bertanya caranya seperti apa. Namun saat itu Jokowi menjawab singkat.
“Ya caranya Pak Menteri harus pikir pokoknya harus keluar 5 juta. Mau kerja pagi, malam pokoknya harus keluar. Nyatanya bisa. Tahun ini 7 juta. Itu urusannya Pak Menteri dan kantor BPN. Iya dong masa Presiden? Tahun depan 9 juta. Kita kalau dikejar dan diberi target nyatanya juga bisa,” tuturnya. Hari ini ada 7.000 sertifikat tanah untuk rakyat yang dibagikan Jokowi di kabupaten dan kota Bogor. Sebanyak 4.000 sertifikat dibagikan ke masyarakat Kota Bogor dan 3.000 sertifikat dibagikan kepada masyarakat Kabupaten Bogor.

Sumber : Kumparan

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top