Dalam 48 Jam, Serdadu Zionis Bunuh Lima Pemuda Palestina

ISTANBUL, Sabtu (Daily Sabah): Gerombolan serdadu Zionis melepaskan tembakan saat demonstrasi di bagian selatan Jalur Gaza pada Rabu (19/9) lalu sehingga menewaskan seorang remaja Palestina. Ia adalah pemuda Palestina kelima yang syahid oleh serdadu Zionis dalam waktu dua hari.

Dalam pernyataan tertulis, Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan remaja berusia 15 tahun Mumin Abu Iyada ditembak di kepala oleh serdadu Zionis saat demonstrasi –yang merupakan bagian dari “Great March of Return” – di pagar perbatasan bagian timur dari kota Rafah, selatan Gaza.

Insiden itu terjadi pada hari yang sama saat ribuan warga Palestina di Jalur Gaza menghadiri pemakaman empat pemuda Palestina yang baru-baru ini dibunuh oleh serdadu Zionis di dekat buffer zone (kawasan pembatas antara ‘Israel’ dan tanah Gaza).

Warga Palestina di kota Khan Younis, Gaza, menghadiri pemakaman Naji Abu Assi (18) dan Alaa Abu Assi (21), keduanya tewas awal pekan ini oleh tembakan artileri ‘Israel’. Sementara itu, di kota Beit Lahiya di bagian utara Jalur Gaza, ratusan orang melaksanakan shalat jenazah untuk Mohamed Abu Naji (34), yang juga syahid baru-baru ini di dekat buffer zone. Sedangkan di kamp pengungsi Shati di barat Kota Gaza, puluhan warga setempat melakukan shalat jenazah untuk Ahmad Omar (20), pemuda Palestina lainnya yang syahid akibat tembakan serdadu Zionis.

Sejak 30 Maret, ribuan warga Palestina berpartisipasi dalam demonstrasi damai di sepanjang perbatasan Gaza, yang direspon serdadu Zionis dengan tembakan mematikan. Lembaga-lembaga hak asasi manusia (HAM) menyebut perintah tembak itu melanggar hukum karena hakikatnya penjajah Zionis mengizinkan para serdadu untuk menggunakan kekuatan yang berpotensi mematikan terhadap demonstran yang tidak bersenjata. Akan tetapi, menghadapi meningkatnya kecaman atas kekerasan di perbatasan Gaza, otoritas ‘Israel’ justru menyatakan bahwa hukum hak asasi manusia tidak bisa diterapkan terhadap warga Palestina yang berunjuk rasa di sepanjang Jalur Gaza.* (Daily Sabah | Sahabat Al-Aqsha)

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top