UAS : Saya sampai mati jadi Ustadz

Photo : Instagram Ustadz Abdul Somad

JAKARTA— Ustadz Abdul Somad menolak untuk dicalonkan menjadi cawapres di gelaran Pilpres 2019 sebagaimana yang direkomendasikan oleh GNPF Ulama dalam Ijtima Ulama beberapa waktu lalu. Pernyataannya itu disampaikan dalam ceramah terbarunya di Masjid Raya Sultan Riau Penyengat.

UAS (Ustadz Abdul Somad) mengatakan di Pemilu 2019 rakyat akan memilih dari anggota DPRD hingga capres-cawapres. Umat Islam harus peduli terhadap politik, kata UAS didepan ribuan jemaahnya.

“Oo… terbaca-terbaca ternyata Ustadz Somad ini ujung-ujungnya kampanye. Saya tak kampanye aja udah dipilih orang”. Jemaah pun meresponnya dengan tertawa.

Pada kesempatan itu Ustadz Abdul Somad menyatakan dirinya akan teguh berdakwah dan tak akan terjun ke politik praktis.

“Saya sampai mati jadi ustadz. Tak usah ragu, tak usah takut. Pegang cakap saya. Manusia yang dipegang cakapnya, binatang yang dipegang talinya. Kalau ada manusia tak bisa dipegang cakapnya, ikat dia pakai tali,” sambungnya.

Ustadz Somad kembali mengulangi pernyataannya untuk memperjelas keteguhan sikapnya.

“Saya sampai Mati jadi ustadz, mengajak orang ke jalan Allah SWT, tidak terlibat politik praktis,” ujarnya.

Dia mengatakan tujuan selama ini kerap berbicara politik adalah agar para pemuda muslim terjun ke politik dan menyuarakan suara Islam. Sedangkan dia sendiri tetap ingin konsisten di jalan dakwah.

“Pilihlah pemimpin yang peduli Islam, bukan saya mau jadi itu. Ibarat menangkap ikan, saya hanya menghalau-halau saja, tangkaplah di ujung sana. Jangan saya juga menghalau, saya juga menangkapnya lagi. Bapak-Ibu yang dimuliakan Allah, ini mesti cerdas memahami apa yang saya sampaikan,” tutur Somad. []

sumber: detikcom

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top