Ribuan Pengemudi Ojek Pangkalan menuntut Grab di Cianjur ditutup

Cianjur- Transportasi online di era digital sudah menjadi keniscayaan serta sulit untuk dibendung dengan adanya kemudahan inovasi teknologi online ini disatu sisi memudahkan masyarakat untuk melakukan transportasi tapi di sisi lain mematikan moda transportasi tradisional semacam ojek pangkalan. Hal ini lah yang menjadi alasan ribuan pengemudi ojek pangkalan yang tergabung dalam PMOC (Paguyuban Motor Ojek Cianjur ) berdemonstrasi ke lingkungan DPRD Kabupaten Cianjur untuk menuntut di tutupnya moda transportasi ojek berbasis online yang dikenal grab ini.

Mereka berpendapat moda transportasi grab di cianjur belum terlalu dibutuhkan karena cianjur termasuk kota dengan wilayah kecil dan masih banyak transportasi tradisional yang belum siap untuk menerima perubahan moda transportasi berbasis teknologi ini hal itu diungkapkan oleh koordinator aksi Rudi Agan dalam orasi tuntutannya. Tuntutan dari para ribuan pengemudi ojek pangkalan ini diterima oleh salah satu anggota DPRD Kabupaten Cianjur dia berjanji akan mendiskusikan tuntutan ini dengan para pihak yang terkait terutama dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur ujar Atep selaku perwakilan DPRD Komisi 3 dari fraksi golkar ini. 30/4/2018. (zulle)

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top