Published On: Sat, Sep 21st, 2013

Terbentuknya Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia

InfoAnyar.com – Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia yang disingkat HIPPI merupakan organisasi dunia usaha dengan berbagai latar belakang jenis usaha. HIPPI didirikan oleh Probosutedjo, Harsono Badai Samoedra, H. Burhanuddin (Alm.), HM. Anwar (Alm.), Arsyad Hamdan dan Drs. Sihombing pada tanggal 17 Agustus 1976. Pada tahun 1984 organisasi ini sempat berubah nama menjadi Himpunan Pengusaha Putera Indonesia. Lalu periode kepengurusan 1984-1989 diwarnai oleh kekurang gairahan anggota karena tidak lagi memakai istilah pribumi. Pamor organisasi ini diantara anggota maupun masyarakat pelaku usaha terasa lemah. Maka pada Munas III pada bulan Mei 1989 diputuskan untuk kembali memakai nama pribumi, eksis hingga sampai saat ini.

Himpunan-Pengusaha-Pribumi-Indonesia-HIPPIIstilah pribumi bukan berarti anti non-pribumi, dan HIPPI bukanlah organisasi pengusaha yang rasialis, akan tetapi organisasi pengusaha pribumi yang menghimpun para pengusaha warga negara Indonesia yang memiliki idealisme dan berjiwa patriotik memperjuangkan kepentingan ekonomi bangsa dan negara serta rakyat tanpa membedakan latar belakangnya. Anggota HIPPI adalah para pelaku usaha yang lahir dan besar lalu berbisnis di Indonesia tanpa terkecuali. Kata pribumi adalah untuk memacu para pengusaha meningkatkan rasa nasionalime dan jiwa kebangsaan yang disertai tanggungjawab yang tinggi pula untuk mewujudkan ekonomi bangsa yang mandiri dan berdaya saing.

Motto HIPPI adalah “ Pilar Utama Ekonomi Bangsa Adalah UKM, UKM Adalah Anggota HIPPI, HIPPI Adalah Kekuatan Ekonomi Bangsa”

Sasaran HIPPI adalah menjadi organisasi yang kuat, solid dan professional serta melahirkan pengusaha yang mandiri, tangguh, professional dan berdaya saing tinggi. Terjalinnya kerjasama HIPPI dan anggota HIPPI dengan seluruh komponen kekuatan bangsa untuk membangun ekonomi Jakarta yang kuat dan berdaya saing tinggi memasuki Asean Economy Community 2015.

Saat ini Ketua Umum HIPPI periode 2010-2015 menjadi tugas Suryani Sidik Motik, namum tugasnya pun tidak ringan. Selain memperjuangkan dan memajukan UKM, ia juga harus memenangkan pengusaha pribumi tanpa membedakan ras, suku dan agama dalam menghadapi era globalisasi dan persiapan menuju perdagangan bebas sehingga mampu bersaing dengan pengusaha asing.

Saat ini pun HIPPI sebagai organisasi pengusaha pribumi yang anggotanya sekitar 4 juta, umumnya merupakan Usaha Kecil Menengah (UKM), sedangkan yang besar bisa dihitung dengan jari. Kegiatan yang akan menjadi prioritas tahun 2013 adalah pengembangan industri kreatif, seperti music / informasi teknologi, pertanian dan perikanan. Potensi industri musik di Indonesia sangat bagus, hanya saja belum diangkat sehingga kalah dengan Korea. Tapi yang harus diwaspadai justru Malaysia, meskipun kulturnya kurang kuat, tapi bisa naik lebih cepat dari Indonesia. Begitu juga di Teknologi Informasi (TI), banyak anak-anak Indonesia yang kreatif, tapi tidak disentuh dengan baik. HIPPI akan masuk ke industri ini.

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>