Published On: Fri, Nov 1st, 2013

Rupiah Kembali Tertekan Spekulasi “Tapering”

InfoAnyar.com, Jakarta – Nilai tukar rupiah tertekan lagi oleh kembali mengemukanya spekulasi pengurangan stimulus 85 miliar dollar AS per bulan dari The Fed untuk pembelian obligasi negara di Amerika (tapering). Pelaku pasar juga masih mengamati tingkat inflasi dan neraca perdagangan Indonesia (NPI).

Setelah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed, Kamis (31/10/2013) pagi waktu Indonesia, laju nilai tukar rupiah malah kembali melemah. Dari pertemuan FOMC itu, The Fed masih mempertahankan kebijakan stimulus namun sekaligus memberikan sinyal tapering akan dipercepat.

Riset Monex Investindo Futures menyatakan di pasar berkembang perkiraan tapering akan dilakukan pada Desember 2013. Karenanya, isu tapering tak bisa diabaikan. Bank sentral AS menyatakan masih akan memonitor data perekonomian AS yang akan dirilis dari November hingga Desember, sebelum rapat kebijakan FOMC pada 17-18 Desember 2013.

Masih sangat mungkin, Bank sentral AS melakukan tapering pertama pada Desember 2013. Riset Trust Securities menyatakan rupiah pada perdagangan Kamis makin menjauhi target support di level Rp 11.090 per dollar AS. Akhir pekan ini diproyeksikan rupiah berada di kisaran Rp 11.090-11.250 per dollar AS.

sumber : kompas

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>