Published On: Thu, Sep 26th, 2013

Kampus Didorong Bentuk Kopma

InfoAnyar.com – Kementerian Koperasi dan UKM menegaskan perguruan tinggi yang ingin membangun program kewirausahan di lingkungannya harus memprioritaskan pendirian koperasi sebagi langkah awal mendukung bisnis mereka.

koperasi-mahasiswaDeputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Koperasi dan UKM, Prakoso Budi Susetio, menjelaskan koperasi sangat tepat bagi mahasiswa yang ingin memulai bisnisnya melalui program gerakan kewirausahaan (GKN) yang diusung pemerintah.

”Melalui koperasi, banyak hal positif yang bisa dipetik mahasiswa sebagai calon wirausaha pemula atau baru,” ujar Prakoso kepada Bisnis, Rabu (25/9/2013) seusai workshop dan sosialisasi kewirausahaan di Kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).

Ketika lembaga tertentu sebagai mitra mahasiswa mewajibkan wadah demean leagilitas hukum, maka koperasi bisa memberi keperluan itu. Sebab, setiap organisasi atau gerakan koperasi harus didirikan dengan badan hukum resmi.

Dengan kepentingan itulah Prakoso mengingatkan agar koperasi mahasiswa (Kopma) harus didirikan di lingkungan Kampus UMSU. Saat ini di areal kampus itu belum didirikan koperasi mahsiswa yang telah mempunyai jaringan luas, yakni Kopma.

Menurut Prakoso, masyarakat dan mahasiswa kerap melupakan arti penting kehadiran lembaga koperasi di lingkungan sekitar untuk mendukung berbagai kegiatan. Termasuk mendukung upaya ke depan membangun usaha.

Adapun beberapa program pembiayaan yang disediakan Kementerian Koperasi dan UKM untuk melayani keperluan modal atau pembiayaan, seseorang harus terdaftar sebagai anggota koperasi. Misalnya tntuk mengakses modal ke Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), pengajuan harus melalui koperasi.

Oleh karena itu mahasiswa UMSU harus mendirikan Kopma untuk mendukung berbagai kegiatan atau usaha yang dilaksanakan. Apalagi jumlah mahasiswa UMSU saat ini tercatat sebanyak 22.000 orang lebih, sehingga wadah koperasi sangat diperlukan.

Pendirian koperasi di Kampus UMSU yang diusulkan Kementerian Koperasi dan UKM, karena ke depan UMSU dijadikan institusi meningkatkan program GKN. Pemerintah bahkan telah mempersiapkan mahasiswa UMSU mendapat statrtup capital atau modal awal untuk menjadi wirausaha baru.

”Program kewirausahaan dikembangkan melalui kampus, untuk mendorong peningkatan wirausaha nasional. Jumlah idealnya adalah 2% dari populasi penduduk yang ditargetkan tercapai pada 2014. Akan lebih baik jika target itu bisa tercapai lebih awak melalui kampus-kampus,” ujar Prakoso.

sumber : bisnis-jabar

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>