Share, , Google Plus, Pinterest,

Print

Posted in:

Bos Honda: Wajar Jika Yamaha Tolak Kehadiran Marquez

GP Argentina 2018 menyisakan kisah pahit untuk Valentino Rossi. Pembalap Movistar Yamaha itu mengalami kecelakaan usai disenggol Marc Marquez pada lap ke-20.

Karena insiden tersebut, Rossi meluapkan kekecewaannya di hadapan media massa. Ia menilai Marquez sudah merusak sportivitas di pentas MotoGP.

“Ini adalah sebuah kondisi buruk, karena ia (Marquez) telah merusak olahraga kami. Dia tidak memiliki rasa hormat kepada lawannya, tidak pernah,” ketus Rossi seperti dilansir Autosport.

Usai lomba, Marquez sebenarnya punya keinginan untuk meminta maaf secara langsung. Namun ketika sampai di garasi Movistar Yamaha, ia langsung diusir oleh beberapa rekan Rossi.

Menanggapi itu, Alberto Puig coba memahaminya. Bos Repsol Honda tersebut menganggap wajar kemarahan orang-orang yang ada di kubu di Movistar Yamaha.

“Marquez datang ke garasi mereka, dia ingin minta maaf dan memberikan penjelasan. Tapi mereka menyambutnya dengan tidak senang. Mereka meminta kami untuk pergi,” ucap Puig dikutip dari Crash.

“Hal ini wajar. Anda akan melakukan hal serupa jika situasi ini dialami oleh pembalap sendiri. Kami menyesal dan punya keinginan untuk minta maaf. Tapi tak ada lagi yang bisa kami lakukan. Tak ada gunanya terus berbicara,” pungkasnya.

(bep/JPC)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *