Share, , Google Plus, Pinterest,

Print

Posted in:

Prioritaskan Potensi Pariwisata

Tingkat Kunjungan Tinggi, Infrastuktur Tak Siap

”Kuningan sebenarnya tidak kalah dengan Bali, hanya kurang populer saja.Nanti kita prioritaskan,” sambungnya.

Ketika berdiskusi dengan pengelola soal pengembangan Sukageuri View, Emil yang juga memiliki latar belakang profesi arsitek, langsung membuatkan sketsa pengembangan kawasan. Dia mengusulkan gagasan agar Sukageuri View mempunyai tempat menginap ala Glamour Camping seperti yang ramai di Ciwidey, Kabupaten Bandung.

”Aaya melihat ada potensi, di situ saya gatal untuk membuatkan sketsanya, salah satu gagasan yang saya berikan yaitu tren sekarang menginap dalam bentuk glamping (glamour camping), bukan dalam bentuk bangunan yang masif tapi tenda-tenda semi permanen yang didesain unik,” tutur Emil sambil menunjukan sketsa hasil guratan tintanya.

Hasil sketsa untuk pengembangan tersebut disambut antusias oleh Kepala Badan Usaha Desa Cisantana, Agus  dan Pengelola Sukageuri View, Dicky Setiawan.  ”Alhamdulillah sudah dikasih konsep pengembangan wisata Sukageuri View sama Kang Emil, mudah-mudahan terwujud dan bisa mensejahterakan masyarakat desa,” ujar Agus.

Sementara itu, menurut Dicky, kebutuhan penginapan memang dirasakan semakin mendesak karena kunjungan ke Desa Wisata Cisantana semakin meningkat. Dia pun menyambut baik ide dari Emil tersebut.

”Saya harap bisa dibantu soal lahan soal penginapan tersebut beserta SOP-nya seperti apa, supaya lebih meningkat lagi. Karena kebutuhan mendesak, wisatawan yang datang semakin banyak sementara di sini belum sepenuhnya siap. Khusus di Sukageuri View, kunjungan setiap bulannya bisa 15.000-20.000 pengunjung,” pungkas Dicky. (yan/rie)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *