Share, , Google Plus, Pinterest,

Print

Posted in:

Mengaku Anggota BNN, Bawa Kabur Motor SPG Cantik

BANDUNG — Seorang Sales Promotion Girl (SPG) berinisial SA, 35, harus menerima kenyataan pahir. Sebab, motornya raib oleh pria yang mengaku karyawan Badan Narkotika Nasional (BNN) saat menjaga konter handphone di ITC Kebon Kalapa, belum lama ini.

SA menjelaskan, motornya dibawa kabur setelah sebelumnya didatangi oleh pria bernama Yusan saat menjaga konter hape di ITC Kebon Kalapa sepakan lalu. Saat itu, SA juga ditemani karyawan konter bernama Dadang.

Keesokan harinya, kata dia, Yusan, kembali datang ke konter tempat SA dengan maksud menjual kembali handphone yang dibelinya sehari sebelumnya.

Beberapa hari kemudian, Yusan kembali datang ke konter SA dengan maksud membeli hape lagi. Saat itulah keakraban mulai ditebarkan Yusan kepada SA dan rekan kerjanya, Dadang. Yusan bahkan mengaku sebagai anggota BNN.

“Anehnya kalau ke saya dia ngaku bernama Yusan, tapi sama temen saya (Dadang) dia ngaku bernama Akbar. Dia juga ngakunya orang BNN suka tangkap pelaku narkoba dengan lagak meyakinkan pokoknya,” kata SA ditemui di ITC Kebon Kalapa, Kamis (29/3).

Keesokan harinya setelah datang ke konter itu, Yusan yang mengaku orang Cipeundeuy, yang juga kampung halaman SA, mengajak makan di luar, namun SA menolaknya. Tanpa menyerah, beberapa hari kemudian, Yusan kemudian kembali mengajak SA makan siang di seputar kawasan ITC Kebon Kalapa. Kali ini SA bergeming dan mereka sempat makan siang di sekitar kawasan ini. Setelah makan bersama, SA yang membawa motor sendiri sempat mengantarkan Yusan pulang ke kosannya di Jalan Asmi, Pasundan.

Keesokan harinya, tutur SA, Yusan meminta SA menjemputnya di kosan pada pagi hari seblum SA berangkat kerja ke ITC. Disinilah nahas menimmpa SA. Setelah menjemput Yusan di kosannya, Yusan mengutarakan maksudnya untuk meminjam motor SA dengan alasan mempunyai keperluan. Yusan sempat mengantarkan SA ke ITC. SA yang memang polos, kemudian memberi pinjam motornya, Honda Beat putih biru D 3743 MG, untuk dibawa Yusan, sementara dia sendiri lanjut bekerja di konter hape ITC.

“Dia mengantar saya dulu ke ITC, kemudian meminjam motor saya dan siangnya akan dikembalikan. Namun hingga siang dan malam harinya, motor yang dia pinjam tidak juga dikembalikan kepada saya. Sampai sekarang motor saya belum dikembalikan,” kata wanita berjilbab cantik ini.

SA mengaku sempat mendatangi kosan Yusan di Jalan Asmi. Namun rupanya Yusan sudah merencanakan niat jahatnya karena memang sudah tidak ada lagi di kosannya. Menurut SA, siang hari ketika motornya dipinjam, Yusan masih bisa dikontak, namun kemudian nomor Yusan tidak aktif hingga kini.
“Iya, sekarang total lost contact sama orang itu,” ujarnya.

Karena niat baik Yusan tidak kunjung datang, SA kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak berwajib. SA berharap bahwa Yusan memiliki niat baik untuk mengembalikan motornya karena kasus ini sekarang sudah ditangani pihak kepoisian. (Bbs/rie)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *