Share, , Google Plus, Pinterest,

Print

Posted in:

2 Mahasiswa Unjani Tewas Tenggelam

CIMAHI- Peristiwa tenggelamnya dua mahasiswa Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Kota Cimahi, di Curug Rahong Cibodas, Kabupaten Garut, Sabtu (17/3/2018), meninggalkan luka mendalam bagi pihak kampus.

Kedua mahasiswa korban tenggelam tersebut atas nama Abdullah Rasyid Reza Ibrahim (17), warga Pangulah Utara, Kota Baru, Kabupaten Karawang, dan Anggi Januar (17), warga Kampung Ciarog, Desa Kersamanah, Kecamatan Kersamanah, Kabupaten Garut.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bagian Humas Unjani, Lukmanul Hakim, mengungkapkan pihaknya tidak menyangka dan masih diliputi perasaan kaget mendapati kabar duka tersebut. Mendapati kabar tersebut, pihaknya langsung bergerak cepat untuk berkoordinasi dengan tim Rescue yang ada di lokasi kejadian serta mengirimkan tim bantuan dari Unjani.

’’Kami atas nama universitas sangat merasakan duka mendalam atas peristiwa yang merupakan musibah ini. Kami langsung berkoordinasi dengan rekan-rekan yang ada di lokasi, dan bertindak cepat menuju ke lokasi kejadian,’’ ungkap Lukman ketika dihubungi, Minggu (18/3/2018).

Saat ini, Lukman bersama perwakilan Unjani lainnya tengah berkunjung ke rumah duka di Garut dan Karawang untuk mengikuti prosesi pemakaman jenazah yang sudah ditemukan pada malam saat kejadian.

Kedua korban yang sama-sama menempuh pendidikan di Unjani jurusan Teknik Mesin angkatan 2017, ditemukan pada malam kejadian, sekitar pukul 23.10 dan 23.15.

’’Alhamdulillah keduanya sudah ditemukan, rentang waktu ditemukannya juga tidak jauh. Kebetulan saya sekarang sedang di rumah duka di Karawang mengikuti prosesi pemakaman, perwakilan lainnya mewakili kampus untuk ke rumah duka di Garut,” katanya.

Lukman melanjutkan, pihak keluarga kedua korban menerima dengan lapang dada dan ikhlas mengantarkan kepergian anak tercinta mereka ke tempat peristirahatan terakhirnya.

“Kebetulan saya sudah mengunjungi keluarga korban tadi malam, baik yang di Garut maupun di Karawang. Alhamdulillah, keluarga menerima musibah ini dengan ikhlas,” tuturnya.

Lukman mengimbau agar seluruh mahasiswa Unjani, mampu menjaga diri ketika melakukan segala aktivitas di luar kampus, baik yang sifatnya resmi maupun atas inisiatif pribadi, sekaligus tetap melakukan komunikasi.

“Kalau korban dan teman-temannya kan memang sedang liburan, jadi bukan agenda dari kampus. Intinya tetap menjaga diri, apalagi yang sifat kegiatannya itu pribadi. Kalau kegiatan kampus kan ada protapnya sendiri,” tandasnya.

Berdasarkan informasi, kedua korban bersama 14 rekan lainnya berangkat dari Kampus Unjani untuk berlibur di Pantai Santolo, Kamis (15/3/2018). Mereka menginap selama dua malam disana. Sepulangnya dari Santolo, Sabtu (17/3/2018), mereka beristirahat dan mandi di sungai tersebut. (ziz/yan).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *